Sabtu, 29 Mei 2010

5 top hacker

adalah seorang mekanik komputer yang jempolan di USA, doi merupakan co-founder(penemu juga sich) dari Apple Computer bersama
Steve Jobs (CEO-nya Apple.Inc).


Pada tahun 1975, dia bekerja di Hewlett-Packard dan membantu temannya
Steve Jobs mendisain video game untuk Atari. Pada saat itu, Wozniak
telah membeli computer time pada bermacam jenis minicomputer yang
di-host oleh Call Computer, sebuah perusahaan timesharing. Terminal
komputer pada saat itu mayoritas berbasis kertas; thermal printer
seperti Texas Instruments Silent 700 adalah terminal yang paling maju.
Wozniak melihat sebuah artikel di majalah bernama Popular Electronics
edisi 1975 yang berisikan bagaimana cara untuk membuat terminal
komputer sendiri. Menggunakan alat-alat yang dapat dibeli di toko,
Wozniak merancang dan membuat komputer bernama Computer Conversor,
sebuat video teletype yang bisa dipakai untuk mengakses minicomputer di
Call Computers. Disainnya kemudian dibeli oleh Call Computers dan
beberapa unit terjual.


Pada tahun 1975 Wozniak mulai menghadiri pertemuan sebuah klub bernama
Homebrew Computer Club. Microcomputer baru seperti Altair 8800 dan
IMSAI menginspirasinya untuk memasang sebuah mikroprosesor pada video
teletype-nya untuk menjadikannya sebuah unit komputer yang lengkap.


Pada saat itu CPU yang banyak tersedia adalah Intel 8080 seharga $US
179 dan Motorola 6800 seharga $US 170. Wozniak lebih tertarik pada
Motorola 6800 tetapi harganya terlalu mahal. Dia pun kemudian sadar dan
hanya mendisain komputer di atas kertas.


Ketika MOS Technology memproduksi chip 6502 pada tahun 1976 dengan
harga $US 20, Wozniak membuat sebuah versi BASIC untuk chip tersebut
dan mulai mendisain sebuah komputer untuk menjalankannya. Chip 6502
didisain oleh orang yang sama yang telah mendisain Motorola 6800.
Wozniak kemudian berhasil membuat komputer tersebut dan membawanya ke
pertemuan-pertemuan Homebrew Computer Club untuk dipamerkan. Pada satu
pertemuan Wozniak bertemu teman lamanya Steve Jobs yang tertarik akan
potensi komersialisasi komputer-komputer kecil.


Steve Jobs dan Steve Wozniak sudah berteman sejak lama. Bertemu pertama
kali pada tahun 1971 ketika seorang teman memperkenalkan Wozniak yang
saat itu berumur 21 tahun kepada Jobs yang saat itu baru berumur 16
tahun. Jobs berhasil membujuk Wozniak untuk membuat komputer dan
menjualnya. Jobs mendekati sebuat toko komputer lokal The Byte Shop
yang tertarik untuk membeli komputer tetapi hanya komputer yang sudah
terpaket lengkap, pemilik toko tersebut Paul Terrell mengatakan ia siap
membeli 50 unit seharga $US 500 satunya.


Komputer buatan Wozniak hanya memiliki beberapa kelebihan. Salah
satunya dapat menggunakan TV sebagai monitor di mana saat itu banyak
komputer tidak memiliki monitor sama sekali. Monitor ini bukanlah
seperti monitor modern dan hanya menampilkan teks dengan kecepatan 60
karakter per detik. Komputer ini bernama Apple I dan memiliki kode
bootstrap pada ROM-nya yang membuatnya lebih mudah untuk dihidupkan.
Akhirnya dengan paksaan Paul Terrell Wozniak juga mendisain sebuah
mekanisme kaset untuk membuka dan menyimpan program dengan kecepatan
1,200 bits/detik, sebuah kecepatan yang cukup tinggi pada saat itu.
Walaupun komputer tersebut cukup sederhana disainnya adalah sebuah
masterpiece, menggunakan jumlah komponen yang jauh lebih sedikit dengan
komputer-komputer sejenisnya dan berhasil memberi reputasi kepada
Wozniak sebagai seorang master designer dengan cepat.


Dibantu oleh satu orang lagi teman Ronald Wayne, bertiga mereka mulai
memproduksi komputer tersebut. Dengan menggunakan berbagai cara
termasuk meminjam ruangan dari teman dan keluarga, menjual bermacam
harta pribadi (seperti kalkulator dan sebuah mobil VW Combi), memulung
dan sedikit menipu. Jobs berhasil mendapatkan komponen-komponen yang
dibutuhkan untuk produksi sementara Wozniak dan Wayne membuat
komputer-komputer tersebut. Selesai dan dikirim pada bulan Juni, mereka
dibayar sesuai janji oleh Paul Terrell. Pada akhirnya, 200 unit Apple I
diproduksi.


Tapi Wozniak sudah lebih maju daripada Apple I. Banyak elemen design
Apple I dibuat karena keterbatasan dana yang dimiliki oleh mereka untuk
membuat sebuah prototype. Tapi dengan pendapatan dari penjualan Apple
I, dia bisa memulai produksi komputer yang lebih canggih, Apple II;
Apple II diperkenalkan kepada publik pada West Coast Computer Faire
pada bulan April 1977.


Perbedaan utama dengan Apple I adalah tampilan TV yang didesign total,
di mana tampilan disimpan di memori. Dengan cara ini monitor tidak
hanya bisa menampilkan teks juga bisa menampilkan gambar dan pada
akhirnya warna. Pada saat yang sama Jobs menekankan disain casing dan
keyboard yang lebih baik dengan pemikiran bahwa komputer tersebut harus
lengkap dan siap langsung dinyalakan. Apple I hampir bisa seperti itu
namun pengguna masih harus memasang berbagai macam komponen dan menulis
kode untuk menjalankan BASIC.


Menyadari membuat komputer seperti itu akan memakan banyak biaya. Jobs
mulai mencari uang tunai namun Wayne sedikit ragu karena ia pernah
mengalami kegagalan perusahaan empat tahun sebelumnya dan akhirnya
keluar dari perusahaan. Jobs akhirnya bertemu dengan Mike Markkula yang
menjamin pinjaman bank sebanyak $US 250.000 dan mereka bertiga
membentuk perusahaan Apple Computer pada 1 April 1976. Dengan dana dan
disain bentuk yang baru, Apple II dilepas pada tahun 1977 dan menjadi
komputer yang biasanya diasosiasikan dengan munculnya pasar PC. Jutaan
unit terjual sampai tahun 1980an. Ketika Apple go public pada tahun
1980, mereka menghasilkan dana terbanyak sejak Ford go public pada
tahun 1956.


doi juga ngedapetin award medali nasional buat tekhnologi, juga
mendapatkan gelar doktor kehormatan dari Kettering University and Nova
Southeastern University.

saat ini doi dah gak kerja full time lagi di Apple dan jadi pengajar senior di sebuah sekolah tekhnologi.

2. Tim Berners-Lee



Sir Timothy John "Tim" Berners-Lee, KBE (TimBL atau TBL) (lahir di London, Inggris, 8 Juni 1955) adalah penemu World Wide Web dan ketua World Wide Web Consortium, yang mengatur perkembangannya.


Pada 1980, ketika masih seorang kontraktor bebas di CERN, Berners-Lee
mengajukan sebuah proyek yang berbasiskan konsep hiperteks (hypertext)
untuk memfasilitasi pembagian dan pembaharuan informasi di antara para
peneliti. Dengan bantuan dari Robert Cailliau dia menciptakan sistem
prototipe bernama Enquire.


Setelah meninggalkan CERN untuk bekerja di John Poole's Image Computer
Systems Ltd, dia kembali pada 1984 sebagai seorang rekan peneliti. Dia
menggunakan ide yang mirip yang telah dia gunakan pada Enquire untuk
menciptakan World Wide Web, di mana dia mendesain dan membangun browser
yang pertama (bernama WorldWideWeb dan dikembangkan dalam NeXTSTEP) dan
server web pertama yang bernama httpd.

Situs web pertama yang dibuat Berners-Lee (dan oleh karena itu ia juga merupakan situs web pertama) beralamat di http://info.cern.ch/ (telah diarsip) dan dimasukkan online untuk pertama kalinya pada 6 Agustus 1991.

Pada 1994, Berners-Lee mendirikan World Wide Web Consortium (W3C) di Massachusetts Institute of Technology.


Hingga kini, Berners-Lee masih tetap rendah hati dan tidak berkeinginan
untuk mendapatkan status populer. Banyak yang masih tidak mengetahui
kekuatan karya pria ini, World Wide Web.

Salah
satu kontribusi terbesarnya dalam memajukan World Wide Web adalah
dengan tidak mempatenkannya sehingga masih dapat digunakan secara bebas.

Pada 16 Juli 2004 dia diberi gelar kehormatan KBE oleh Ratu Elizabeth II sebagai penghormatan atas jasa-jasanya.

3. Linus Torvalds




Linus Benedict Torvalds (lahir 28 Desember 1969 di Helsinki, Finlandia)
adalah rekayasawan perangkat lunak Finlandia yang dikenal sebagai
perintis pengembangan kernel Linux. Ia sekarang bertindak sebagai
koordinator proyek tersebut.


Linux terinsipirasi oleh Minix (suatu sistem operasi yang dikembangkan
oleh Andrew S. Tanenbaum) untuk mengembangkan suatu sistem operasi
mirip-Unix (Unix-like) yang dapat dijalankan pada suatu PC. Linux
sekarang dapat dijalankan pada berbagai arsitektur lain.


Ketika Linus Torvalds, seorang mahasiswa Finlandia pendiam
membagi-bagikan kode sumber (source code) kernel Linux seukuran disket
via internet di tahun 1991, ia sama sekali tidak menduga bahwa apa yang
dimulainya melahirkan sebuah bisnis bernilai milyaran dolar di kemudian
hari.

Ia bahkan tidak menduga Linux
kemudian menjadi sistem operasi paling menjanjikan, yang bisa
dibenamkan ke dalam server, komputer desktop, tablet PC, PDA,
handphone, GPS, robot, mobil hingga pesawat ulang alik buatan NASA.

Tidak hanya itu, banyak maniak Linux (Linuxer) yang membeli perangkat buatan Apple dan mengganti sistem operasinya dengan Linux.
Bagi saya itu sedikit gila, mengingat menghapus sistem operasi Mac
& iPod berarti membuang Duit dan menggantinya sistem operasinya
cukup sulit dibanding desktop berbasis Windows. Saat
ini 20% pangsa pasar desktop di seluruh dunia menggunakan Linux jauh di
atas Machintosh dan terus mengejar desktop Windows. Dan 12,7% server di
seluruh dunia menggunakan Linux, jauh di atas UNIX, BSD, Solaris, dan
terus meningkat menggerus pangsa pasar server Microsoft.


Saat ini Linus meninggalkan posisi menjanjikan di perusahaan semi
konduktor Transmeta dan tinggal bersama istri dan 3 anaknya di sebuah
bukit di desa di Portland, Oregon, USA, berdekatan dengan markas Open
Source Development Labs. Organisasi nirlaba ini diawaki oleh 20-an
programmer yang punya gairah hampir sama dengan Linus. Mereka terus
mengembangkan kernel Linux yang kini berukuran 290-an MegaBytes atau
melebihi 9 milyar baris kode. Linux beserta timnya menerima masukan
baris-baris kode dari seluruh penjuru dunia, menyortir, menetapkan
skala prioritas dan memasukkan gagasan paling brilian ke dalam kernel.
LSD sendiri disokong oleh puluhan raksasa IT seperti IBM, HP, Dell dan
Sun, baik dari sisi materi maupun sumber daya manusia.


Linus bukan orang pertama yang membagi-bagikan source code karena pola
ini adalah hal yang biasa di masa awal tumbuhnya industri komputer.
Tapi Linus sukses menetapkan standar yang memaksa banyak pengembang
ikut membebaskan kode sumber program mereka, mulai dari BSD, Solaris,
Suse, Java hingga Adobe.

Meski
hanya bergaji ratusan ribu dolar pertahun, Linus telah menciptakan
banyak multimilyuner dalam industri komputer mulai dari RedHat, Suse,
Debian, Mandriva, Ubuntu dan banyak developer software open source
lainnya.
Hampir tak ada yang berubah dari Linus. Ketika ia datang terlambat di
suatu konferensi IT, ia bahkan tak segan-segan duduk di lantai dengan
celana pendek dan sepatu-sandal kesukaannya. Ia bahkan tidak marah
tatkala memberikan pidato di mimbar dan diinterupsi oleh beberapa
programmer BSD yang maju ke depan panggung yang mengklaim bahwa kernel
BSD jauh lebih hebat ketimbang kernel Linux. Ia bahkan tidak
segan-segan memakai T-Shirt BSD yang disodorkan pemrotes dan
melanjutkan pidatonya.


Menurut Linus, apa yang dilakukannya hanyalah untuk berbagi. Berbeda
dengan Richard M Stallman yang fanatik dengan konsep free software,
Linus hanya menekankan sisi keterbukaan (open), tak peduli apakah
kemudian dalam suatu sistem operasi bercampur program free dan
proprietery.


Setiap kata-kata Linus hampir menjadi sabda di kalangan Linuxer yang
menciptakan standar nilai tertentu. Setiap publikasi, pidato, email dab
press releasenya selalu ditunggu-tunggu jutaan orang. Di sela
kesibukannya, Linus menyempatkan diri bersepeda menuruni bukit dan
minum di bar desa.

4. Richard Stallman



ialah pendiri gerakan perangkat lunak bebas,
proyek GNU, dan Yayasan Perangkat Lunak Bebas. Ia juga seorang peretas
terkenal. Ialah yang mengerjakan GNU Emacs, GNU C Compiler, dan GNU
Debugger. Stallman juga yang menulis GNU General Public License (GNU
GPL atau GPL), lisensi perangkat lunak bebas yang terbanyak dipakai,
dan memberi ilham konsep copyleft.

sampe saat ini doi masih mempromosikan free software (kampanye software gratis).

5. Tsutomu Shimomura


Enlarge this imageReduce this image



adalah ilmuwan dan ahli keamanan komputer Jepang-Amerika Serikat yang
berbasis di Amerika Serikat, yang terkenal setelah ia bersama jurnalis
komputer John Markoff mendeteksi dan membantu FBI menangkap hacker
bandel bernama Kevin Mitnick salah satu dari 5 black hat terbaik dunia.


pas nangkep Mitnick doi ngeluarin cellphone AT&T dengan menggunakan
frequensi sinyal telephone genggam dan peralatan lainnya yang
dibutuhin, doi duduk dan mulai ngelacak keberadaan Mitnick, sementara
FBI terdiam melihat pekerjaannya, dan mendengarkan setiap saran yang
keluar dari mulutnya. walhasil Mitnick ketangkep deh..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar